Cara Merawat Micropipette agar Tetap Akurat dan Optimal

Cara merawat micropipette adalah membersihkan alat secara rutin, melakukan kalibrasi berkala, menyimpannya dengan benar, serta menggunakannya sesuai kapasitas. Perawatan ini menjaga akurasi pengukuran, memperpanjang umur pakai, dan mengurangi risiko kesalahan saat pengujian di laboratorium.

Untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan berkualitas, Anda dapat mempercayakannya pada Tamaro Nusantara sebagai mitra profesional.

Mengapa Cara Merawat Micropipette Sangat Penting?

Perawatan micropipette untuk menjaga akurasi dan kinerja alat laboratorium.
Perawatan rutin micropipette membantu mempertahankan presisi pengukuran dan memperpanjang umur alat.

Banyak pengguna mengira micropipette cukup dibersihkan saat terlihat kotor, padahal residu cairan, suhu, kelembapan, dan penggunaan yang kurang tepat dapat menurunkan akurasi alat. Dengan menerapkan cara merawat micropipette yang benar, performa alat tetap optimal, hasil pengujian lebih konsisten, serta biaya perawatan dan penggantian dapat ditekan.

Dampak Micropipette yang Tidak Dirawat

Micropipette yang jarang dirawat berisiko mengalami kebocoran udara, volume aspirasi yang tidak stabil, kontaminasi silang antar sampel, hingga kerusakan piston. Kondisi tersebut dapat menyebabkan hasil analisis menjadi tidak valid dan berpotensi mengulang proses pengujian yang memerlukan waktu maupun biaya tambahan.

Standar Perawatan dalam Laboratorium

Sebagian besar laboratorium menerapkan prosedur operasional standar (SOP) yang mengatur pemeriksaan harian, pembersihan berkala, hingga kalibrasi tahunan. Standar ini juga mendukung penerapan sistem mutu seperti ISO/IEC 17025 maupun Good Laboratory Practice (GLP), sehingga setiap hasil pengujian memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.

Cara Merawat Micropipette agar Tetap Akurat

Perawatan micropipette tidak selalu membutuhkan teknisi. Sebagian besar langkah berikut dapat dilakukan oleh pengguna selama mengikuti prosedur yang benar.

Bersihkan Micropipette Secara Rutin

Langkah pertama dalam cara merawat micropipette adalah membersihkan bagian luar menggunakan kain bebas serat yang sedikit dibasahi alkohol isopropil 70%. Hindari merendam seluruh alat karena dapat merusak mekanisme internal.

Bagian cone atau nozzle juga perlu diperiksa secara berkala karena area ini paling sering terkena kontak langsung dengan cairan sampel.

Gunakan Tip yang Sesuai

Tip yang tidak kompatibel dapat menyebabkan kebocoran udara sehingga volume cairan yang diambil menjadi tidak akurat. Selalu gunakan tip yang direkomendasikan produsen atau memiliki ukuran yang benar-benar sesuai dengan tipe micropipette.

Kalibrasi Secara Berkala

Kalibrasi merupakan bagian penting dalam cara merawat micropipette karena memastikan volume yang dikeluarkan tetap sesuai spesifikasi pabrik.

Frekuensi kalibrasi umumnya dilakukan setiap 6 hingga 12 bulan, tergantung intensitas penggunaan dan standar laboratorium.

Simpan pada Posisi yang Tepat

Penyimpanan juga termasuk bagian penting dari cara merawat micropipette. Setelah selesai digunakan, letakkan micropipette pada pipette stand dalam posisi tegak. Hindari meletakkan alat secara horizontal dalam waktu lama, terutama apabila tip masih terpasang karena cairan dapat masuk ke bagian piston.

Hindari Penggunaan di Luar Kapasitas

Setiap micropipette memiliki rentang volume tertentu, misalnya 0,5–10 µL, 10–100 µL, atau 100–1000 µL. Menggunakan alat di luar kapasitasnya dapat mempercepat kerusakan mekanisme internal sekaligus mengurangi akurasi pengukuran.

Klinik mandiri kini dapat dengan mudah menemukan penyedia peralatan bedah diagnostik Inaproc untuk klinik yang menawarkan harga kompetitif.

Tips Memilih Micropipette untuk Pengadaan Laboratorium

Tips memilih micropipette untuk pengadaan laboratorium yang sesuai kebutuhan dan spesifikasi.
Pemilihan micropipette yang tepat mendukung akurasi, efisiensi, dan kualitas pengujian laboratorium.

Selain memahami cara merawat micropipette, memilih produk yang tepat juga penting agar alat dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Untuk pengadaan laboratorium, pilih micropipette yang memiliki akurasi tinggi, sertifikat kalibrasi, layanan purna jual, kompatibilitas tip, serta garansi resmi.

Jika melakukan pembelian melalui e-Katalog Alat Kesehatan (INAPROC), pastikan spesifikasi dan kapasitas volume sesuai kebutuhan laboratorium serta mengikuti ketentuan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Hal yang Sering Terlupakan Saat Merawat Micropipette

Selain menerapkan cara merawat micropipette dengan benar, hindari memutar pengatur volume melebihi batas yang ditentukan karena dapat merusak mekanisme internal alat. Setelah digunakan, simpan micropipette pada posisi yang benar dan kembalikan pengaturan volumenya sesuai rekomendasi produsen untuk menjaga performa pegas.

Agar akurasi tetap terjaga, lakukan inspeksi, pembersihan, dan kalibrasi secara berkala serta dokumentasikan riwayat perawatannya.

Rawat Micropipette Yang Tepat Dapat Mendukung Kinerja Laboratorium

Merawat micropipette secara rutin adalah langkah sederhana yang berdampak besar terhadap akurasi pengujian dan umur pakai alat. Ketika saatnya menambah atau mengganti peralatan laboratorium, pastikan Anda memilih micropipette yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi dan telah memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan.

Jika Anda sedang mencari micropipette berkualitas melalui e-Katalog INAPROC, luangkan waktu untuk membandingkan spesifikasi, fitur, serta layanan purna jual dari setiap penyedia. Dengan memilih produk yang tepat sejak awal, laboratorium dapat bekerja lebih efisien. 

FAQ

Apakah micropipette perlu diservis meskipun masih berfungsi normal?

Ya. Servis berkala membantu mendeteksi keausan komponen internal sebelum memengaruhi akurasi pengukuran.

Berapa lama umur pakai micropipette?

Dengan penggunaan yang benar dan perawatan rutin, micropipette berkualitas dapat digunakan lebih dari 5–10 tahun tergantung frekuensi pemakaian.

Apakah semua micropipette harus memiliki sertifikat kalibrasi?

Untuk laboratorium yang menerapkan sistem mutu atau melakukan pengujian resmi, sertifikat kalibrasi sangat disarankan sebagai bukti bahwa alat memenuhi standar akurasi.

Apakah tip micropipette dapat digunakan kembali?

Pada umumnya tidak. Tip sekali pakai sebaiknya langsung diganti setelah digunakan untuk mencegah kontaminasi silang dan menjaga kualitas hasil pengujian.

Share this :