Memilih penyedia kipas angin Inaproc sering jadi tantangan bagi instansi pemerintah, terutama saat harus menyesuaikan kebutuhan ruang kerja, sekolah, hingga fasilitas kesehatan dengan spesifikasi teknis dan anggaran. Kipas angin tetap menjadi solusi efisien karena hemat energi dibanding AC, mudah dipasang, dan fleksibel untuk berbagai ruang. Dalam konteks pengadaan melalui e-katalog LKPP/Inaproc di Kepulauan Riau, pemilihan produk harus mempertimbangkan tipe, kapasitas hembusan, daya listrik, serta kisaran harga agar sesuai standar operasional dan efisiensi belanja negara.
Table of Contents
ToggleKriteria Penting Memilih Kipas Angin untuk Pengadaan Inaproc

Dalam pengadaan B2G, keputusan tidak hanya soal harga, tetapi juga ketahanan, efisiensi, dan kesesuaian penggunaan. Berikut aspek utama yang perlu diperhatikan:
Jenis & penempatan
- Dinding (wall fan): hemat ruang, cocok untuk ruang kelas & kantor
- Berdiri (stand fan): fleksibel untuk ruang serbaguna
- Industri (industrial fan): kapasitas besar untuk aula atau gudang
Ukuran & kapasitas
- 16–18 inci: ruang kecil-menengah
- 20–26 inci: ruang besar & fasilitas publik
- 30 inci: industri dan ventilasi skala besar
Daya listrik & efisiensi
Rata-rata 80–150 watt untuk kebutuhan umum
Material & keamanan
- Baling-baling aluminium atau besi lebih tahan lama
- Fitur thermofuse untuk mencegah overheating
Fitur tambahan
- Remote control, timer, osilasi otomatis, hingga mode silent untuk rumah sakit
- Dengan memahami kriteria ini, PPK atau panitia pengadaan dapat menyaring produk yang benar-benar sesuai kebutuhan operasional.
Jenis, Merek, dan Spesifikasi Kipas Angin yang Umum di Inaproc

Memilih kipas angin yang tepat di e-Katalog Inaproc sangat krusial untuk memastikan efisiensi anggaran, durabilitas aset, dan sirkulasi udara yang optimal di fasilitas instansi.
Berikut adalah ringkasan komersial mengenai jenis, spesifikasi, dan estimasi harga kipas angin yang paling umum ditransaksikan:
1. Kipas Angin Dinding (Wall Fan)
Solusi pendingin yang sangat efisien dalam tata ruang. Pemasangannya di dinding menjadikannya aman dari benturan dan tidak menghalangi jalur lalu lalang staf.
-
Merek Referensi: Sekai, Regency, Maspion, Cosmos.
-
Spesifikasi: Motor tembaga, ukuran 16–26 inci, dan osilasi otomatis hingga ±170°.
-
Fokus Penggunaan: Ruang kelas, kantor operasional, dan ruang tunggu.
-
Estimasi Harga: ± Rp700.000 – Rp2.000.000.
2. Kipas Angin Berdiri (Stand Fan)
Kategori ini menawarkan keunggulan mutlak dalam hal mobilitas, menjadikannya investasi tepat untuk mendukung kegiatan tentatif yang membutuhkan pendingin tambahan.
-
Merek Referensi: Miyako, Advance, Cosmos.
-
Spesifikasi: Tiang adjustable, konsumsi daya hemat (± 45–90 watt), dan 3 level kecepatan.
-
Fokus Penggunaan: Ruang rapat fleksibel, aula kecil, dan area multifungsi.
-
Estimasi Harga: ± Rp200.000 – Rp600.000.
3. Kipas Angin Industri (Industrial Fan)
Dirancang untuk lingkungan kerja tugas berat (heavy-duty). Kipas bermaterial logam utuh ini wajib diadakan untuk area luas yang butuh pergantian udara ekstrem.
-
Merek Referensi: Sekai Industrial, Regency Tornado, RBF/Redwind.
-
Spesifikasi: Material full metal anti-karat, ukuran masif 20–30 inci atau lebih.
-
Fokus Penggunaan: Gudang logistik, fasilitas olahraga, dan bengkel operasional.
-
Estimasi Harga: ± Rp1.000.000 – Rp3.500.000+.
4. Kipas Angin Industri Raksasa (HVLS Fan)
Kategori pendingin udara skala makro yang bergerak lambat namun mampu memindahkan volume udara dalam jumlah masif dari atap gedung.
-
Karakteristik: Diameter baling-baling raksasa, dipasang menggantung di struktur plafon tinggi.
-
Fokus Penggunaan: Hanggar pesawat, pabrik komersial, atau stasiun transit.
-
Estimasi Harga: Belasan hingga puluhan juta rupiah (termasuk instalasi struktural).
Seluruh rincian produk yang memenuhi standar pengadaan pemerintah dapat dilihat pada direktori Inaproc Tamaro Nusantara.
Perbandingan Tipe Kipas Angin untuk Pengadaan Pemerintah

Pemilihan tipe kipas angin dalam pengadaan pemerintah perlu disesuaikan dengan luas ruangan, jumlah pengguna, kebutuhan sirkulasi udara, serta efisiensi konsumsi daya. Berikut perbandingan beberapa tipe kipas angin yang umum tersedia di pasar dan dapat dijadikan referensi dalam proses evaluasi pengadaan.
Tabel Perbandingan Kipas Angin Inaproc
| Tipe Kipas | Ukuran Umum | Kegunaan | Daya | Kisaran Harga |
|---|---|---|---|---|
| Dinding | 16–26 inci | Kelas, kantor | 60–150 W | Rp700 ribu – Rp2 juta |
| Berdiri | 16–18 inci | Ruang rapat | 45–90 W | Rp200 ribu – Rp600 ribu |
| Industri | 20–30 inci | Aula, gudang | 100–200 W | Rp1 juta – Rp3,5 juta |
| HVLS / Besar | >40 inci | Gedung luas | >200 W | >Rp5 juta |
Catatan: Harga bersifat estimasi pasar 2026 dan perlu verifikasi pada e-katalog Inaproc.
Keunggulan Tamaro Nusantara sebagai Penyedia Kipas Angin Inaproc
Sebagai penyedia kipas angin Inaproc, Tamaro Nusantara menghadirkan solusi pengadaan kipas angin yang relevan untuk kebutuhan instansi pemerintah:
- Portofolio lengkap: dari kipas sekolah hingga kipas industri Inaproc
- Spesifikasi sesuai standar pengadaan: mendukung kebutuhan rumah sakit, kantor, dan fasilitas publik
- Kemudahan proses pengadaan: sesuai mekanisme e-katalog LKPP
- Dukungan konsultasi teknis: membantu memilih produk sesuai kapasitas ruang
Pendekatan ini penting untuk memastikan pengadaan tidak hanya compliant, tetapi juga tepat guna dan efisien.Memilih penyedia kipas angin yang tepat di Inaproc bukan hanya soal harga, tetapi kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan instansi. Jika Anda sedang menyusun rencana pengadaan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan Tamaro Nusantara agar mendapatkan rekomendasi produk yang tepat, efisien, dan sesuai regulasi.
Temukan beragam solusi suplai dan jasa konstruksi yang terintegrasi pada website Tamaro Nusantara.
FAQ Seputar Penyedia Kipas Angin Inaproc
1. Apa itu pengadaan kipas angin Inaproc?
Pengadaan melalui Inaproc adalah pembelian barang pemerintah lewat e-katalog LKPP yang memudahkan proses, transparansi, dan standarisasi produk.
2. Kipas angin apa yang cocok untuk sekolah?
Kipas dinding 16–18 inci cukup ideal karena hemat ruang, aman, dan mampu menjangkau area kelas secara merata.
3. Bagaimana memilih kipas untuk rumah sakit?
Pilih yang low noise, memiliki osilasi stabil, dan fitur keamanan seperti thermofuse untuk kenyamanan pasien.
4. Berapa daya listrik kipas angin industri?
Umumnya berkisar 100–200 watt tergantung ukuran dan kapasitas angin yang dihasilkan.
5. Apakah kipas angin masih relevan dibanding AC?
Ya, terutama untuk efisiensi energi dan sirkulasi udara tambahan, bahkan bisa mengurangi konsumsi listrik hingga signifikan dibanding AC





